Rabu, 30 Maret 2011

PROYEKSI PETA


1.       Makna proyeksi peta adalah usaha untuk menyatakan bentuk bola kebentuk bidang datar, dengan syarat-syarat sebagai berikut :
(1)    Bentuk yang diubah harus tetap (Confrom)
(2)    Luas permukaan yang diubah harus tetap (Equivalent/Equal Area)
(3)    Jarak antara satu titik dengan titik lain diatas permukaan yang diubah harus tetap (Equidistand)
2.       Penggunaan proyeksi dalam pemetaan 
(1)    Seluruh dunia
-          Dalam dua belahan bumi : menggunakan proyeksi zenithal kutub
-          Peta-peta statistic (penyebaran penduduk, hasil pertanian, dan sebagainya) : menggunakan Mollweide
-          Arus laut, iklim : menggunakan Mollweide atau Gall
-          Navigasi dengan jarak terpendek (melalui lingkaran besar) – Gnomonik
(2)    Daerah kutub
-          Proyeksi Lambert
-          Proyeksi zenithal sama jarak (equidistant polar)
(3)    Daerah belahan bumi selatan
-          Sinusoidal (sansor – Flamsteed)
-          Lambert
-          Bonne
(4)    Untuk daerah yang lebar ke samping dan terletak tidak jauh dari khatulistiwa
-          Pilihan salah satu dari proyeksi jenis kerucut
-          Proyeksi apapun sebenarnya dapat dipakai
(5)    Untuk daerah yang membujur ke utara – selatan dan terletak tidak jauh dari khatulistiwa Pilih Lambert (bentuk daerah mendekati segiempat atau lingkaran) atau Bonne (bentuk daerah bujur telur)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar