Sabtu, 26 Maret 2011

Perubahan makna kata

 Makna meluas
Makna meluas ialah cakupan makna sekarang lebih luas daripada makna lama. Misalnya kata berlayar dulu dipakai dengan pengertian bergerak dilaut dengan menggunakan perahu layar. Sekarang semua kegiatan mengarungi lautan dengan alat apa saja disebut berlayar. Contoh lain adalah kata bapak dan saudara. Dahulu kata hanya dipakai dalam hubungan biologis. Sekarang semua orang yang lebih tua atau tinggi kedudukannya disebut bapak, sedangkan semua orang yang dianggap sederajat disebut saudara.

Makna menyempit
Makna menyempit ialah cakupan arti dulu lebih luas dari pada makna sekarang. Misalnya kata sarjana dulu dipakai untuk menyebut semua orang cendikiawan, sekarang dipakai untuk gelar universitas, seperti tampak pada sarjana sastra, sarjana ekonomi, dan sarjana hokum. Kata ahli, contoh lain, yang semula berarti ‘orang yang termasuk dalam satu golongan atau keluarga’, seperti dalam frase ahli waris yang berarti ‘orang yang termasuk dalam satu kehidupan keluarga’, dan ahli kubur yang berarti ‘orang-orang yang sudah dikubur’, kini kata ahli sudah menyempit karena hanya berarti ‘orang yang pandai dalam satu cabang ilmu atau kepandaian’ seperti tampak dalam frase ahli sejarah, ahli purbakala, ahli bedah, dan sebagainya.

Makna amelioratif
Amelioratif  adalah suatu proses perubahan arti yang arti barunya dirasakan lebih tinggi atau lebih baik nilainya daripada dahulu. Misalnya, wanita dirasakan lebih tinggi nilainya daripada kata perempuan; istri atau nyonya dirasakan lebih tinggi atau lebih baik daripada kata bini.

Makna peyoratif
Peyoratif adalah suatu proses perubahan makna yang arti barunya dirasakan lebih rendah nilainya dari dulu. Kata kaki-tangan dulu berarti pembantu, sekarang dipakai dalam arti yang kurang baik. Kata gerombolan sekarang memiliki arti yang kurang baik pula dan sebagainya,

Sinestesia
Sinestesia adalah perubahan makna akibat pertukaran tanggapan antara dua indera yang berbeda.
Contoh:

-        Mangga itu asem rasanya.
(kata asam diatas ditanggapi oleh indera pengecap atau lidah),

-        Wajahnya tampak asam sekali
(kata asam ditanggapi oleh indera penglihatan atau mata).
           



Asosiasi
Asosiasi adalah perubahan makna yang terjadi karena persamaan sifat.
            Misalnya:
-        Ia menyikat lantai berlumut itu sampai bersih
(kata menyikat di atas menunjukan fungsi sebuah alat),

-        Pencuri menyikat habis barang-barang milik konglomerat bakhil itu.
(kata menyikat diatas dibentuk berdasarkan persamaan sifat fungsi sikat).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar