Senin, 25 Maret 2013

Terapan Komputer Perbankan #

31110296
BAGUS DEWANTORO
3DB20
TUGAS

JASA - JASA BANK

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan, umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut undang-undang perbankan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Menurut UU RI No 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank, sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung.
Jasa perbankan diberikan untuk mendukung kelancaran menghimpun dan menyalurkan dana, baik yang berhubungan langsung dengan kegiatan simpanan dan kredit maupun tidak langsung.
Berikut beberapa jasa yang disediakan oleh bank:
INKASO
Inkaso merupakan kegiatan jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah uang kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain yang telah ditunjuk oleh si pemberi amanat.
Warkat Inkaso:
a. Warkat inkaso tanpa lampiran
Yaitu warkat – warkat inkaso yang tidak dilampirkan dengan dokumen – dokumen apapun seperti cek, bilyet giro, wesel dan surat berharga.
b. Warkat inkaso dengan lampiran
Yaitu warkat – warkat inkaso yang dilampirkan dengan dokumen – dokumen lainnya seperti kwitansi, faktur, polis asuransi dan dokumen – dokumen penting.
Jenis Inkaso:
a. Inkaso Keluar
Merupakan kegiatan untuk menagih suatu warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah bank lain. Di sini bank menerima amanat dari nasabahnya sendiri untuk menagih warkat tersebut kepada seseorang nasabah bank lain di kota lain.
b. Inkaso masuk
Merupakan kegiatan yang masuk atas warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah sendiri. Dalam kegiatan inkaso masuk, bank hanya memeriksa kecukupan dari nasabahnya yang telah menerbitkan warkat kepada pihak ke tiga.
TRANSFER
- Transfer adalah pemindahan uang dalam jumlah tertentu yang dilakukan oleh sebuah bank atas perintah pihak ketiga kepada bank lain agar membayarkan uang tersebut kepada pihak yang ditunjuk oleh pihak ketiga tersebut.Pemindahan uang tidak dilakukan secara fisik atau visual, tetapi dengan pemberitahuan melalui telegram, surat, wesel tunjuk diantara sesama kantornya.
- Transfer adalah suatu pelayanan yang diberikan oleh bank kepada masyarakat dengan bersedia melakukan amanat nasabah untuk mengirimkan sejumlah uang baik dalam rupiah maupun dalam valuta asing yang ditujukan pada pihak lain perorangan maupun lembaga perusahaan di tempat lain dalam negeri maupun luar negeri.
Baik transfer uang keluar atau masuk akan mengakibatkan adanya hubungan antar cabang yang bersifat timbal balik, artinya bila satu cabang mendebet cabang lain mengkredit.
Jenis-Jenis Transfer:
1. Transfer Masuk (Incoming Transfer)
Transfer masuk adalah bank menerima amanat dari cabangnya atau bukan untuk membayar sejumlah uang baik tunai maupun pemindah bukuan kepada nasabah atau bukan baik dalam negeri maupun luar negeri, dimana pembayaran tersebut bersifat pasif.
Pembatalan Transfer Masuk :
Jika terjadi pembatalan, pertama – tama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah hasil transfer telah dibayarkan kepada beneficiary. Bila ternyata belum, akan diblokir dan dibatalkan untuk kemudian dikembalikan kepada cabang pemberi amanat melalui pemindahbukuan.
2. Transfer Keluar (Outgoing Transfer)
Transfer keluar adalah amanat dari nasabah kepada bank untuk melakukan pengiriman uang kepada nasabah atau bukan baik dalam negeri maupun luar negeri, dimana bank pelaksana bersifat aktif.
Pembatalan Transfer keluar :
Bila terjadi pembatalan transfer, haruslah diperhatikan bahwa pembatalan tersebut hanya dapat dilakukan bila transfer keluar belum dibayarkan kepada si penerima uang dan untuk itu bank pemberi amanat harus memberi perintah berupa “stop payment” kepada cabang pembayaran. Pembayaran pembatalan ini baru dapat dilakukan oleh bank pemberi amanat kepada nasabah pemberi amanat hanya apabila telah diterima berita konfirmasi dari bank pembayar bahwa memang transfer dimaksud belum dibayarkan.
Sarana-sarana Yang Digunakan Untuk Transfer:
Dalam dunia perbankan modern, pemindahan uang dilakukan melalui sarana :
1. By Teletransmission (Telegrafic Transfer / Telegrafic Payment Order), yaitu pengiriman uang yang dilakukan dengan menggunakan sarana telex/facsimile.
2. By Mail / Mail Transfer, yaitu pengiriman uang secara tertulis.
Mail Transfer dibedakan atas tiga jenis, yaitu :
a. Mail Payment Order
b. Nota Lalulintas Giro (Nota kredit yang dikirim keluar melalui kliring)
c. Wesel (Draft), yaitu bukti alat pembayaran yang dapat dicairkan setiap saat pada cabang lain atau suatu bank koresponden untuk keuntungan pihak yang namanya tercantum dalam wesel.
Keuntungan Transfer:
- Bagi Bank
a. Biaya Kirim
b. Biaya Provisi dan Komisi
c. Pelayanan Kepada Nasabah
- Bagi Nasabah
a. Lebih Cepat
b. Aman Sampai Tujuan
c. Prosedur Murah dan Mudah
SAFE DEPOSIT BOX (Kotak Penyimpanan)
Safe deposit box yaitu jasa bank yang diberikan kepada nasabahnya dalam bentuk kotak dengan ukuran tertentu dan disewakan kepada nasabah yang berkepentingan untuk menyimpan dokumen-dokumen atau benda-benda yang berharga.
Kegunaan Safe Deposit Box:
1. Untuk menyimpan surat-surat berharga dan surat-surat penting seperti sertifikat-sertifikat, saham, obligasi, surat perjanjian, akte kelahiran, ijazah, dan lain-lain.
2. Untuk menyimpan benda-benda berharga seperti emas, berlian, mutiara, intan, dan lain-lain.
Barang-barang Yang Dilarang Disimpan Dalam Safe Deposit Box:
1. Narkotik dan sejenisnya
2. Bahan yang mudah meledak
Keuntungan Safe Deposit Box:
- Bagi Bank
a. Biaya sewa
b. Uang jaminan yang mengendap
c. Pelayanan nasabah
- Bagi Nasabah
a. Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan
b. Keamanan barang terjamin
LETTER of CREDIT
Letter of Credit atau dalam bahasa Indonesia disebut Surat Kredit Berdokumen merupakan salah satu jasa yang ditawarkan bank dalam rangka pembelian barang, berupa penangguhan pembayaran pembelian oleh pembeli sejak LC dibuka sampai dengan jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Berdasarkan pengertian tersebut, tipe perjanjian yang dapat difasilitasi LC terbatas hanya pada perjanjian jual – beli, sedangkan fasilitas yang diberikan adalah berupa penangguhan pembayaran.
Jenis dan Manfaat Letter of Credit:
Isi dari perjanjian LC mencakup banyak hal seperti jangka waktu, pembatalan, cara pembayaran dan lain – lain. Berdasarkan isi perjanjian tersebut, LC dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:
1. Ruang Lingkup Transaksi
- LC Impor:adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi jual beli barang/jasa melewati batas – batas Negara.
- LC Dalam Negeri atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN):adalah LC yang digunakan untuk mengadakan transaksi di dalam wilayah suatu Negara.
2. Saat Penyelesaian
- Sight LC:adalah LC yang penangguhan pembayarannya sampai dengan dokumen tiba.
- Usance LC:adalah LC yang penangguhan pembayarannya sampai wesel yang diterbitkan jatuh tempo (tidak lebih lama dari 180 hari).
3. Pembatalan
- Revocable LC:adalah LC yang dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak yang berhak menerima pembayaran (beneficiary). LC jenis ini biasanya digunakan sebagai bekal awal sebelum negosiasi antara importir dan eksportir mencapai kesepakatan final.
- Irrevocable LC:adalah LC yand tidak dapat dibatalkan atau diubah secara sepihak oleh issuing bank setiap saat tanpa persetujuan beneficiary. Apabila suatu LC tidak secara eksplisit menyatakan ‘revocable’ atau ‘irrevocable’, maka LC tersebut dianggap sebagai irrevocable LC.
4. Pengalihan Hak
- Transferable LC:adalah LC yang diberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain. Pengalihan hak ini hanya dapat dilakukan satu kali.
- Untransferable LC:adalah LC yang tidak memberikan hak kepada beneficiary untuk mengalihkan sebagian atau seluruh hak penerimaan pembayaran kepada pihak lain.
5. Pihak advising bank
- General/Negotiating/Non-Restricted LC:adalah LC yang tidak menyebutkan dengan bank yang akan menjadi advising bank.
- Restricted/Straight LC:adalah LC yang menyebutkan dengan tegas bank yang menjadi advising bank.
6. Cara Pembayaran kepada Beneficiary
- Standby LC:adalah surat pernyataan dari pihak bank yang menyatakan bahwa apabila pihak yang dijamin (nasabah bank tersebut) cidera janji maka pihak bank akan menerbitkan Sight LC untuk kepentingan yang menerima jaminan yaitu beneficiary.
- Red-Clause LC:adalah LC yang memperkenankan penarikan sejumlah tertentu uang muka oleh beneficiary. LC ini diterbitkan biasanya hanya apabila issuing bank benar – benar percaya pada reputasi beneficiary.
- Clean LC:adalah LC yang pembayarannya kepada beneficiary dapat dilakukan hanya atas dasar kwitansi/wesel/cek tanpa harus menyerahkan dokumen pengiriman barang.
Manfaat yang dapat diharapkan oleh bank dengan memberikan fasilitas Letter of Credit kepada nasabahnya antara lain adalah:
- Penerimaan biaya administrasi berupa provisi/komisi yang merupakan fee based income bagi bank.
- Pengendapan dana setoran yang merupakan dana murah bagi bank.
- Pemberian pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi lebih loyal kepada bank.
TRAVELLERS CHEQUE
Travellers cheque yaitu cek wisata atau cek perjalanan yang digunakan untuk bepergian. Traveler’s cek pertama kali diterbitkan pada tanggal 1 Januari 1772 oleh London Credit Exchange Company untuk digunakan dalam sembilan puluh kota-kota Eropa, dan pada tahun 1874 Thomas Cook telah mengeluarkan ‘circular notes’ (surat edaran) yang beroperasi pada caraTravellers chaque tersebut.
Keuntungan Travellers cheque :
1. Memberikan kemudahan berbelanja
2. Mengurngi resiko kehilangan uang
3. Memberikan rasa percaya diri


DAFTAR PUSTAKA



Selasa, 08 Januari 2013

Kebijakan Nota Pelanggan Restoran

 Banyak restoran yang menggunakan nota pesanan pelanggan yang telah diberi nomor terlebih dahulu. Setiap pelayan diberikan nota ini untuk menulis pesanan pelanggan. Pelayan diberitahukan untuk tidak membuang satupun nota pelanggan tersebut. Apabila terjadi kesalahan, mereka harus membatalkan nota tersebut dan menulis baru. Setiap hari, seluruh nota yang dibatalkan akan dikembalikan ke manajer. Bagaimanakah cara kebijakan ini dapat membantu restoran untuk mengendalikan penerimaan kasnya?

 

sebutkan siklus-siklus transaksi  bisnis yang terjadi pada umumnya pada suatu organisasi.Dan tuliskan kegiatan bisnis umum dan dokumen sumber yang dihasilkan pada masing-masing siklus transaksi tersebut..

Jawab

 

Alasan kegiatan tersebut bertujuan untuk membagi tanggung jawab kepada setiap masing-masing pegawai dengan tugas yang diberikan sesuai dengan tugasnya agar tidak terjadi kesalahan juga menghindari penyelewengan pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Kebijakan ini untuk membantu restoran mengendalikan kas yang masuk dengan
cara menyediakan informasi operasional terperinci tentang kinerja organisasi. Dua
jenis laporan manajerial yang penting yaitu sebagai berikut:
- Budget (laporan anggaran) : anggaran adalah ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Salah satu jenis yang paling penting dari anggaran adalah anggaran kas.
- Performance reports (laporan kinerja) : laporan kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran, serta menunjukan pula penyimpangan atau perbedaan diantara kedua jumlah tersebut.

Siklus flochart penghasilan perusahaan


Sistem informasi akuntansi dalam siklus pendapatan merupakan salah satu dan keseluruhan sistem informasi akuntansi yang diterapkan oleh perusahaan. Dalam perusahaan yang pendapatannya berasal dari penjualan barang dan jasa sistem informasi akuntansi dalam siklus pendapatan ini sangat penting karena memberikan pengendalian intern yang memadai terhadap penjualan dan penerimaan kas pada perusahaan.
Siklus Pendapatan merupakan prosedur pendapatan dimulai dari bagian penjualan otorisasi kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai dengan penerimaan kas.
Tujuan siklus pendapatan yaitu memfasilitasi pertukaran barang dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan dengan kas yang dimiliki oleh konsumen.


Tujuan-tujuan khusus yang ingin dicapai perusahaan dalam pelaksanaan siklus pendapatan yaitu :
1. Mencatat permintaan penjualan secara tepat dan akurat
2. Memverifikasi kelayakan kredit konsumen
3. Mengirimkan barang atau memberikan jasa tepat waktu sesuai dengan perjanjian
4. Melakukan penagihan kepada konsumen pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar
5. Mencatat dan mengklasifikasikan penerimaan kas secara tepat dan akurat
6. Membukukan penjualan dan penerimaan kas kedalam akun konsumen dengan tepat
7. Mengamankan barang sampai dilakukan pengiriman kepada konsumen
8. Mengamankan kas sampai dilakukan penyetoran barang.
Dewasa ini hampir semua perusahaan menyadari besarnya peranan teknologi informasi dalam format bisnis yang dijalani. Berbagai macam proyek teknologi informasi mulai dari otomatisasi administrasi kantor (back office) untuk meningkatkan efisiensi sampai dengan pengembangan sistem front office yang bersifat strategis  dikembangkan  secara  simultan  dalam  portfolio  manajemen. Secara  umum  proyek-proyek teknologi informasi atau sistem informasi dalam korporat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yang secara nature membentuk siklus tertentu seperti yang terlihat pada gambar berikut. Proses perencanaan dan pengembangan suatu sistem informasi dimulai dengan menganalisa kebutuhan bisnis atau manajemen perusahaan (Business Requirements Analysis). Ada dua tujuan utama dari langkah awal ini. Tujuan pertama adalah untuk mengetahui posisi atau peranan teknologi informasi yang sesuai dengan perusahaan yang bersangkutan. Hal ini perlu diperhatikan mengingat bahwa teknologi informasi memiliki peranan yang unik untuk masing-masing perusahaan. Untuk retail banking misalnya, peranan teknologi  informasi  yang  dikembangkan  biasanya  bertujuan  untuk  menjaring  pelanggan  sebanyak-
banyaknya, atau lebih ditekankan pada fungsi-fungsi front office; sementara bagi corporate banking, mungkin peranan teknologi informasi hanya didominasi pada proses otomatisasi fungsi-fungsi back office. Dengan kata lain, hasil dari tahap ini adalah suatu pengertian mengenai posisi teknologi informasi yang paling tepat (appropriate) bagi perusahaan yang bersangkutan. Ini akan menjadi dasar utama pemikiran untuk pengembangan sistem informasi selanjutnya, terutama dalam hal penentuan besarnya investasi yang layak untuk dianggarkan. Tujuan kedua dari tahap ini adalah untuk mendefinisikan secara rinci jenis-jenis informasi  baik  yang  secara  taktis  maupun  strategis  dibutuhkan  oleh  manajemen  perusahaan  untuk pengembangan bisnisnya.
Setelah  kebutuhan  bisnis  didefinisikan,  langkah  berikutnya  adalah  melaksanakan  suatu  perencanaan strategis di bidang pengembangan teknologi informasi yang biasa disebut dengan Information Technology Strategic  Planning.  Output  dari  langkah  ini  sebenarnya  cukup  sederhana,  yaitu  blue  print  rencana pengembangan sistem informasi untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Di samping itu juga disusun teknik-teknik terkait untuk mendukung terselenggaranya implementasi proyek-proyek tersebut, misalnya format struktur organisasi yang diperlukan, metode kerjasama dengan perusahaan lain, skala prioritas, standar manajemen proyek, proses dan prosedur tender, dan lain sebagainya.









             Untuk mengelola sekian proyek teknologi informasi di dalam perusahaan - yang di satu pihak saling terkait satu dengan lainnya dan di pihak lain terdiri dari modul-modul yang terpisah (untuk keperluan divisi-divisi yang terpisah pula) - diperlukan suatu manajemen khusus untuk memantau pelaksanaan masing-masing proyek  dalam  portfolio.  Setiap  proyek  mulai  dari  tahap  perencaaan,  analisa,  desain,  konstruksi, implementasi, sampai pada tahap pasca implementasi harus dimonitor dengan sebaik-baiknya. Alasan pertama adalah untuk menjamin keberhasilan program-program yang ditargetkan sesuai dengan kebutuhan (terutama dari segi waktu dan biaya). Alasan kedua adalah untuk menjamin utilisasi pemakaian berbagai macam sumber daya (uang, waktu, manusia, kesempatan, informasi, dsb.) yang selain mahal, juga sangat terbatas keberadaannya. Alasan lain adalah untuk menjaga integritas seluruh proyek yang dikerjakan, agar tidak terjadi konflik kepentingan maupun redundansi pekerjaan. Proses berikutnya  dalam siklus pengembangan  teknologi informasi di perusahaan  adalah
manajemen proyek (Information Technology Project Management) itu sendiri. Secara garis besar ada tiga jenis proyek yang mendominasi kebanyakan perusahaan di Indonesia. Kelompok pertama adalah segala macam proyek yang berkenaan  dengan  konstruksi fisik  infrastruktur  teknologi informasi,  mulai dari instalasi kabel, pengadaan  komputer,  sampai  dengan  pembangunan  jaringan  komputer  semacam  LAN  atau  WAN. Kelompok kedua  adalah  implementasi  dari paket perangkat lunak  (application  software)  yang dibeli perusahaan,  mulai  dari  modul-modul  retail  seri  Microsoft  sampai  dengan  sistem  informasi  korporat setingkat SAP, Oracle, dan BAAN. Kelompok terakhir adalah yang biasa disebut dengan in-house custom development, yaitu berupa pengembangan perangkat lunak aplikasi oleh sumber daya manusia internal perusahaan, dengan cara menggunakan bahasa-bahasa pemrograman umum seperti Visual Basic, Cobol, RPG, dan Pascal, yang dikombinasi dengan sistem basis data semcam Microsoft Access, SQL Server, Oracle, atau Fox Pro. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah dipergunakannya secara disiplin dan konsisten  filosofi  manajemen  proyek  di  bidang  teknologi  informasi  untuk  masing-masing  jenis pengembangan yang secara nasional maupun internasional telah terbukti efektivitasnya. Setelah masing-masing proyek sukses dilaksanakan, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah teknik-teknik manajemen pemeliharaan sistem informasi yang telah dibangun dan diimplementasikan. Manajemen pemeliharaan  sistem (maintenance,  supports,  and  services)  tidak  hanya  yang  berhubungan  dengan bagaimana secara fisik memelihara infrastruktur yang ada dan selalu memberikan pelayanan kepada pengguna atau users secara memuaskan, tetapi lebih dari pada itu. Hal-hal seperti langkah-langkah yang harus diambil jika sistem harus dimodifikasi secara minor maupun besar-besaran, proses atau prosedur yang  harus  dilalui  jika  ada  permintaan  akan  informasi  yang  baru,  pengambilan  keputusan  terhadap anggaran yang harus disusun secara ad-hoc karena kebutuhan mendadak, pemberian pelatihan kepada karyawan (user) baru, merupakan contoh dari berbagai aktivitas yang harus jelas prosedur pelaksanaan dan pengelolannya.  Tidak  jarang  ditemui  perusahaan  yang  telah  mengeluarkan  biaya  pemeliharaan  yang ternyata jauh lebih besar daripada biaya pengembangan sistem komputer itu sendiri hanya karena tidak adanya manajemen pemeliharaan yang baik. Harap diingat bahwa unsur terbesar dari biaya pengembangan teknologi  informasi  yang  biasanya  tidak  diperhatikan  manajemen  perusahaan  adalah  hidden  costs sehubungan dengan kebutuhan pemeliharaan sistem.
Untuk  perusahaan  yang  sangat  menggantungkan  aktivitasnya  kepada  kehandalan  teknologi  informasi (perusahaan jasa seperti bank, asuransi, sekuritas, stock exchange, telekomunikasi, dsb.), perlu diadakan suatu analisa terhadap sistem teknologi informasi yang dimiliki saat ini berkaitan dengan resiko-resiko manajemen yang mungkin timbul di kemudian hari. Masalah-masalah seperti keamananan data atau sistem, kontrol internal terhadap penggunaan sistem, contingency planning jika ada komponen infrastruktur yang
mendadak rusak (misalnya jaringan telekomunikasi melalui satelit rusak, apakah ada penggantinya?), jalur komunikasi yang  mungkin disadap orang lain,  adalah contoh-contoh faktor  yang perlu  diperhatikan. Alasannya sederhana. Jika di perusahaan yang bersangkutan teknologi informasi merupakan komponen utama dalam menjalankan bisnis, sedikit saja kerusakan atau ketidaknormalan terjadi pada sistem terkait, akan memberikan dampak buruk yang secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan (tidak tertutup kemungkinan terjadinya kerugian bisnis secara besar dalam waktu singkat: bayangkan berapa nilai uang yang hilang jika satu jam sistem komputer dalam lantai bursa stock exchange mendadak rusak!). Proses terakhir yang terjadi dalam siklus pengembangan sistem informasi di perusahaan adalah apa yang sering dinamakan sebagai Information System Effectiveness Review. Dalam era globalisasi saat ini, alam persaingan bisnis terasa sedemikian beratnya. Untuk bersaing dengan kompetitor dalam industri sejenis, penawaran  barang/produk  atau  jasa  secara  lebih  murah  dengan  kualitas  lebih  baik  belum  cukup dipergunakan sebagai senjata utama. Hal lain yang menjadi kunci utama untuk dapat bertahan dalam abad

ini adalah kemampuan suatu perusahaan untuk beradaptasi secara cepat terhadap perubahan alam kompetisi yang juga bergerak sedemikian cepatnya. Bahkan untuk beberapa jenis industri hitungannya bisa per detik! Dengan kata lain, dinamika perubahan bisnis yang terjadi, yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak terhadap strategi perusahaan, harus selalu dikonfirmasikan dengan keberadaan atau eksistensi sistem informasi yang telah dimiliki. Sering terjadi kasus dimana kebutuhan perusahaan pada saat sebuah proyek teknologi informasi dimulai sudah jauh berbeda dengan kebutuhan bisnis ketika proyek tersebut selesai dilaksanakan (alias program perangkat lunak yang dibuat sudah tidak 100% sesuai lagi dengan kebutuhan  perusahaan).  Untuk  mengatasi  hal  ini,  manajemen  perusahaan  harus  secara  periodik  dan kontinyu  menilai  dan  menganalisa  tingkat  efektivitas  dari  teknologi  informasi  yang  dimiliki  dalam menjawab kebutuhan terkini (mutakhir) dari perusahaan. Harap diperhatikan bahwa teknologi informasi hanya merupakan aspek supply di dalam sebuah perusahaan, yang keberadaannya merupakan jawaban terhadap aspek demand, yaitu sistem informasi itu sendiri. Pada  akhirnya  siklus  pengembangan  teknologi  informasi  akan  kembali  pada  langkah  pendefinisan kebutuhan bisnis yang seperti telah dijelaskan senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Bahkan tidak jarang dialami oleh beberapa perusahaan yang merubah strategi bisnisnya setelah melihat kesempatan-kesempatan pengembangan lain yang ditawarkan oleh teknologi informasi.
Dengan diketahuinya siklus ini, diharapkan para manajer sistem informasi  (Divisi EDP, Departemen Teknologi Informasi,  Bagian Pengolahan Data, dsb.) dapat dengan mudah memilah-milah dan menganalisa proyek-proyek yang ada dalam portfolio manajemen pengembangan teknologi informasi, sehingga bisa diketahui posisi evolusinya. Dengan mengetahui posisi tersebut, akan  semakin  mempermudah dalam melakukan  manajemen  masing-masing  proyek  atau  program  yang  telah  dicanangkan  perusahaan.  Di samping itu, siklus ini juga telah terbukti sangat membantu dalam hal pemberian batasan atau scope pengembangan proyek-proyek teknologi informasi yang melibatkan pihak-pihak eksternal perusahaan, seperti vendor, konsultan, rekanan bisnis, dan lain sebagainya. 
dan contoh lain lagi
 
Keterangan :
Gapok : Gaji Pokok
Jekel : Jenis Kelamin
Tunj. Klg : Tunjangan Keluarga
S : Single (belum menikah)
M : Menikah
 

dan ini hasil flochart nya 


isitu ada kondisional jika gol = 1 maka gapok adalah Rp 500.000 tetapi jika tidak akan masuk kondisional 2. jika tidak termasuk gol 1,2, dan 3 maka dapat dipastikan gapok adalah Rp 1.700.000

Kemudian kita diminta untuk menginputkan jenis kelamin dan setatus. Dari soal diketahui bahwa jenis kelamin wanita pasti tidak mendapatkan tunjangan keluarga, maka dari situ dibuat kondisional jekel=P ... ? jika jenis kelamin Pria maka kita akan dihadapkan pertanyaan lagi yaitu apakah anda sudah menikah, apabila menjawab sudah secara ototmatis anda mendapatkan tunjangan sebesar Rp 125.000 nah dari bagian atas yaitu menentukan gapok sedangkan bagian bawah menentukan tunjangan keluarga. Dari 2 hal tersebut dihitunglah total gaji yang akan diperoleh karyawan.

Kamis, 29 November 2012

KUMPULAN SOAL PEMROGRAMAN OLAH BERKAS 
 
 
 
Pilihan Berganda.
1. COBOL merupakan kepanjangan dari :
a. Common Bussiness Overwrite Language
b. Command Bussiness Oriented Language
c. Common Bussiness Oriented Language
d. Command Bussiness Overwrite Language

2. Bahasa COBOL versi pertama kali muncul pada tahun ……
a. 1958           c. 1974
b. 1960           d. 1985

3. Bagian yang berisikan informasi mengenai computer yang digunakan ……….
a. identification division
b. configuration section
c. environment division
d. working – storage section

4. Pada tahun berapa COBOL di standarisasikan oleh ANSI……..
a. 1960
b. 1968
c. 1965
d. 1974

5. Group yang mengembangkan COBOL ……….
a. CODASYL
b. ANSI
c. IBM
d. Semua benar

6. Yang termasuk figurative constant pada bahasa COBOL, kecuali…….
a. ZEROS
b. SPACE
c. NULL
d. QUOTES

7. Figurative constant dituliskan dalam…….
a. data division
b. procedure division
c. working-storage section
d. environtment division

8. Bahasa COBOL merupakan bahasa yang termasuk dalam level…..
a. High           c. low
b. Medium      d. Semua salah.


9. Kumpulan dari instruksi atau deklarasi atau pernyataan yang disusun sehingga
komputer dapat memproses input data menjadi output, disebut….
a. semua benar         c. programming
b. programmer          d. Program

10.Dibawah ini susunan di dalam Konsep Dasar Organisasi Data yang benar adalah
…….
a. File – Record – Field – Karakter
b. File – Field – Record – Karakter
c. Field – Record – File – Karakter
d. Field – File – Record – Karakter


11.Struktur program COBOL dibagi menjadi 4 DIVISION, Division ke 3 dari COBOL
adalah …..
a. PROCEDURE DIVISION             c. ENVIRONMENT DIVISION
b. DATA DIVISION                          d. IDENTIFICATION DIVISION

12.Kata – kata yang dapat dibuat dan telah didefinisikan oleh programmer disebut…
a. USER DEFINED WORD            c. Semua salah
b. COBOL RESERVED WORD     d. Semua Benar

13.Kolom yang tersedia di COBOL adalah mulai dari kolom 1 sampai dengan kolom
80, yang disebut area A adalah …..
a. Kolom 8 – 12         c. Kolom 8 - 72
b. Kolom 12 – 72      d. Kolom 8 – 11

14.Yang termasuk Kolom Area B adalah ….
a. Kolom 8 – 11         c. Kolom 12 - 72
b. Kolom 8 – 72         d. Kolom 12 – 71

15.Bentuk data dibedakan menjadi 2 , yaitu data variabel dan data konstanta. Yang
di maksud dengan data variabel adalah ….
a. Data yang nilainya dapat berubah didalam program.
b. Data yang nilainya tidak dapat berubah didalam program.
c. Data yang nilainya tidak tergantung dari input yang dibaca ( bernilai tetap ).
d. Semua salah.

16.BLANK SCREEN clause pada SCREEN SECTION digunakan untuk ….
a. Membersihkan layar
b. Menempatkan cursor pada posisi kiri atas ( baris 1 kolom 1 )
c. Jawaban A dan B benar.
d. Jawaban A dan B salah.

17.Dibawah ini di gunakan untuk menampilkan suatu efek tertentu yang berada di
dalam SCREEN SECTION, kecuali….
a. UNDERLINE CLAUSE                c. REVERSE-VIDEO CLAUSE
b. BLANK CLAUSE                        d. HIGHLIGHT CLAUSE



18.LEVEL number yang digunakan untuk mengawali data item yang berdiri sendiri
adalah……
a. Level number 77                        c. Level number 66
b. Level number 88                           d. Level number 01

19.Level number yang digunakan untuk mengawali suatu nama kondisi adalah…..
a. Level number 77                           c. Level number 66
b. Level number 88                        d. Level number 01

20. Perhatikan penggalan program dibawah ini :
Pada DATA DIVISION :
01 RECORD-A.
02 A PIC 9(3).
02 B PIC X(5).
02 C PIC A(9).
02 D PIC 9(4).
01 RECORD-B.
02 A PIC 9(3).
02 FILLER PIC X(5).
02 B PIC X(6).
02 D PIC 9(4).
02 E PIC $$$.99.
02 FILLER PIC X(5).

Pada PROSEDURE DIVISION :
MOVE CORRESPONDING RECORD-A TO RECORD-B.
Penggalan program diatas, menghasilkan group item pada RECORD-B adalah….
a. A B D
b. A B C
c. B D E
d. A C D

16. Jika X = 5, Y= 10, Z = X + Y. Maka hasil dari ungkapan arithmatika dibawah ini
adalah…..
W = Y + Z / ( Y – X ) + Z
a. 28               c. 20
b. 38               d. 30

17. Jika A = 5 , B = 2 , dan C = 3 maka hasil dari ungkapan arithmatika di bawah ini
adalah ….
A 2
(B+C)3
a. 25/35          c. 25/29
b. 25/125       d. 25 /121

18.Suatu statement yang langsung mengerjakan operasinya tanpa ada penyeleksian
suatu kondisi, adalah pengertian dari…
a. Conditional Statement     c. a dan b benar
b. Imperative Statement    d. a dan b salah

19.Statement IF A < B MOVE 1 TO C sama dengan statement….
a. IF A GREATER THAN B MOVE 1 TO C
b. IF A EQUAL TO B MOVE 1 TO C
c. IF A > B MOVE 1 TO C
d. IF A LESS THAN B MOVE 1 TO C

20.Statement khusus yang berada pada PROCEDURE DIVISION yang digunakan
untuk merekam ulang record yang sudah pernah direkam adalah….
a. Open          c. Rewrite
b. Read          d. Write

21.PERFORM A VARYING X FROM 1 BY 2 UNTIL X>7, Jika paragraf A berisi
display X, maka akan ditampilkan nilai X yaitu :
a. 1      b. 3      c. 1      d. 2
    3         5        2         4
    5         7        3         6
    7                   4
                         5
                         6
                         7

22.PERFORM A VARYING X FROM 1 BY 2 UNTIL X > 4, AFTER Y FROM 1 BY 1
UNTIL Y = 2 , Jika paragraf A berisi display ‘ X=’ X ‘Y=’ Y, maka akan ditampilkan
nilai X yaitu :
a. X=1 Y=1     b.X=3 Y=1      c.X=1 Y=1      d.X=1 Y=1
    X=3 Y=1       X=5 Y=2       X=3 Y=1       X=3 Y=2
    X=5 Y=1

23.PERFORM A VARYING X FROM 1 BY 1 UNTIL X>2, AFTER Y FROM 1 BY 2
UNTIL Y>=2, Jika paragraf A berisi display ‘X=’ X ‘Y=’ Y, maka akan ditampilkan
nilai X yaitu:
a. X=1Y=1      b. X=2 Y=1     c. X=1 Y=1     d. X=2 Y=1
    X=2 Y=1        X=3 Y=1       X=2 Y=3        X=3 Y=3

24.Perhatikan potongan program dibawah ini :
COLUMN 30 PIC X (8) TO NPM ( …………..)
Jika NPM adalah field kunci ( key) dari suatu record, clausa yang tepat untuk
NPM adalah:
a. Renames
b. Secure
c. Required
d. Redefines

25.COLUMN 30 PIC X(12) TO PASSWORD(…………..)
Berdasarkan dari sifat password, maka clausa yang tepat untuk password adalah
:
a. Renames
b. Secure
c. Required
d. Redefines
26.Group yang mengembangkan COBOL :
a. IBM
b. ANSI
c. CODASYL
d. Semua benar

27.User define words dapat terdiri atas,....... kecuali :
a. Huruf A-Z ( besar atau kecil )
b. Angka 0 – 9
c. Spesial karakter (+)
d. Special karakter (-)

28.Mana yang salah dari penulisan nama dalam bahasa COBOL, kecuali :
a. NAMA BARANG
b. ‘NAMA PELANGGAN”
c. 1560
d. NOMER-BARANG

29.ZERO dan QUOTE merupakan :
a. igurative constant
b. Literal Numerik
c. Literal Non Numerik
d. Data variabel

30.Perintah yang digunakan untuk memasukkan data lewat layar pada saat program
dijalankan adalah:
a. Accept
b. Move
c. Display
d. Send

31.Clause yang digunakan untuk membuat pergeseran kursor secara otomatis
adalah :
a. Auto
b. Clear screen
c. Blank Screen
d. Required

32.Hasil dari MULTIPLY A BY B, jika nilai A=15 dan B=3 adalah :
a. 5
b. 12
c. 18
d. 45

33.Picture karakter yang digunakan untuk data input alphanumeric adalah :
a. A
b. V
c. P
d. X

34.Perintah : DIVIDE LABA BY JUMLAH GIVING D REMINDER KAS berarti :
a. D=LABA/JUMLAH, sisa pembagian disimpan di KAS
b. KAS=LABA/JUMLAH
c. KAS=JUMLAH/LABA
d. KAS= LABA/JUMLAH, sisa pembagian disimpan di D

35.Jika A=5.65, X=2.3 dan tipe data dari X adalah PIC 9.9
Maka COMPUTE X = X + A ROUNDED akan menghasilkan nilai :
a. 8
b. 7.9
c. 7.95
d. a, b, dan c salah

36.Bila data adalah 13157 dan PICTURE EDITING yang digunakan 99/09/99, maka
hasilnya adalah:
a. 13/01/57
b. 10/13/57
c. 13/15/70
d. 13/15/7

37.Hasil dari MULTIPLY A BY B GIVING C , jika nilai A=1 , B=2 dan C=5 adalah :
a. 5
b. 3
c. 1
d. 2

38.Organisasi file yang sifatnya urut media penyimpanan disk dan printer.
Contoh :
INPUT-OUTPUT SECTION
FILE CONTROL
SELECT PENJUALAN ASSIGN TO ( DISK/PRINTER)
ORGANIZATION IS .............
a. relatif
b. random
c. index
d. sequential

39.Bagian dari data division yang berfungsi untuk mendefinisikan bentuk dari layar
input/output adalah :
a. Working Storage Section
b. Configuration Section
c. Screen Section
d. Input-output Section

40. Divisi yang berisi File Section, Working Storage Section , Screen Section, Linkag
Section, Report Section adalah:
a. Identification Division
b. Environment Division
c. Data Division
d. Procedure Divison
41. .......Berfungsi menerangkan tentang file yang dipakai dalam program, meliputi
nama file, cara perekaman, jumlah record per blok, jumlah karakter per record,
label dan nama dari record tersebut :
a. Configuration Section
b. File Section
c. Input – Ouput Section
d. Screen Section

42. Clausa yang dipakai untuk membersihkan layar dan menempatkan kursor di
posisi kiri atas adalah:
a. Blank line
b. Blank Screen
c. Redefines
d. Renames

43. Jika terdapat proses pada program sebagai berikut :
COMPUTE FAHREINHET = 1.8 * CELCIUS + 32 . disebut sebagai :
a. Division
b. Sentence
c. Paragraph
d. Region

44. Clausa yang digunakan untuk memberi efek kedap-kedip pada tampilan adalah :
a. underline
b. highlight
c. required
d. Blink

45. Perhatikan potongan program dibawah ini:
COLUMN 30 PIC X(8) TO NPM ( .................)
Jika NPM adalah iel dkunci (key dari suatu record, clausa yang tepat untuk
NPM adalah :
a. Required
b. Secure
c. Renames
d. Redeines

46. COLUMN 30 PIC X(12) TO PASSWORD(..............)
Berdasar dari sifat password, maka clausa yang tepat untuk password adalah:
a. Secure
b. Renames
c. Required
d. Redefines

47. PERFORM PAR-1 3 TIMES, statement tersebut akan melaksanakan /
menjalankan instruksi – instruksi yang ada di paragraf PAR-1 sebanyak :
a. 1 kali
b. 3 kali
c. 2 kali
d. 4 kali
48. Divisi yang berisi informasi tentang program yang bersangkutan, nama pembuat
program, tanggal pembuatan dll adalah :
a. Identification Division
b. Environment Division
c. Data Division
d. Procedure Divison

49. ...............Berisi 2 section, yaitu Configuration dan input-ouput section
a. Identification Division
b. Environment Division
c. Data Division
d. Procedure Divison

50. Section yang menerangkan mengenai jenis – jenis komputer yang digunakan
dalam rangka pembuatan , pengkompilasian dan pemrosesan program adalah
.......
a. Working storage section
b. configuration section
c. input-output section
d. scren section

51. (................) berisi paragraph FILE CONTROL yang akan memberi nama,serta
menghubungkan file-file yang digunakan sebagai peralatan penyimpanan
sekunder.
a. Working Storage section
b. Configuration Section
c. Input – output section
d. screen section

52. Organisasi file yang datanya dapat langsung diambil di posisi record yang
menpunyai nilai kunci tertentu dan unik dengan media disk adalah organisasi
file ( .......)
a. Sequential
b. Random
c. Index
d. Relatif

53. Bagian dari data division yang berfungsi untuk mendefinisikan bentuk dari layar
input / output adalah ( ..............)
a. Working storage section
b. Configuration section
c. Input-output section
d. Screen section

54. Divisi yang berisi file section, working storage section, screen section, linkage
section, report section adalah ( ..................)
a. Identification division
b. Environment division
c. Data division
d. Procedure division
55. (.........) section befungsi menerangkan tentang file yang dipakai dalam program,
meliputi nama file, cara perekaman, jumlah record per blok, jumlah karakter per
record, label dan nama dari record tersebut.
a. File section
b. Configuration section
c. Input-outpu section
d. Screen section

56. Clausa yang dipakai untuk membersihkan layar dan menempatkan kursor di
posisi kiri atas ( baris 1, kolom 1 ) adalah............
a. Blank line
b. blank screen
c. redefines
d. renames

57. Clausa yang dipakai untuk memberi efek aris bawah pada tampilan adalah....
a. underline
b. highlight
c. required
d. blink

58. Clausa yang digunakan untuk memberi efek tampilan dengan bentuk yang lebih
terang adalah.......
a. underline
b. highlight
c. required
d. blink

59. COLUMN 30 PIC X(1) TO PASSWORD(..........)
Berdasar dari sifat password , maka clausa yang tepat untuk password adalah:
a.renames
b.Secure
c.Required
d.Redefines

60.Clausa yang digunakan untuk mendefinisika suatu lokasi memori berdasarkan
nama data/ struktur yang mendahuluinya adalah:
a. renames
b. redefines
c. required
d. remark

61. Clausa yang digunakan untuk menempatkan nama data yang berlainan pada
lokasi storage yang sama ( atau identitas 1 lokasi memori dengan lebih dari satu
nama data) adalah:
a. Identification Division
b. Environment Division
c. Data Division
d. Procedure Divison

62. untuk data SAYAbb, calusa yang tepat adalah....
a. PIC X(6)
b. PIC A(6)
c. PIC 9 (6)
d. benar semua

63. Untuk menuliskan nomor urut program COBOL dituliskan pada:
a. Kolom 89 – 12
b. kolom 7
c. kolom 73 - 80
d. kolom 1- 6

64. Picture Editing pada COBOl adalah , kecuali..........
a. Z      b. $
c. S     d. –

65. Kata – kata yang telah didefinisikan yang mempunyai arti dan kegunaan tertentu
didalam bahasa COBOL disebut :
a. COBOL reserved words
b. COBOL deined words
c. User reserved words
d. user defined words

66. Kumpulan dari pararaph atau entry disebut :
a. Division      c. Section
b. region         d. Paragraph

67. Statement yang menyatakan akhir dari sebuah program COBOL adalah:
a. CLOSE
b. FINISH
c. STOP RUN
d. END

68. Kolom 7 pada pogram COBOL digunakan untuk penulisan :
a. Area A        c. Nomor urut
b. Area B        d. Komentar

69. Untuk menyatakan nilai awal suatu data di DATA DIVISION digunakan kata:
a. VALUE      c. FILLER
b. MOVE        d. OCCURS

70. Manakah diantara pernyataan berikut ini yang benar?
a. ADD A to B
b. ADD A to giving C
c. ADD A to 10
d. ADD A, B